Kombongan Masallo' sebagai pemaknaan hakikat gereja dalam konteks bergereja Toraja

Abraham Sere Tanggulungan

Abstract


Kombongan Masallo' is a translation into the context of the Toraja church, which shows the Toraja Church's awareness of its culture as a gift and a tool used by God to reveal himself to him. However, the term "Kombongan Masallo" is suspected to be prone to swallowing, even misleading, in the appreciation of the nature of the church if it is not based on the right meaning. Therefore, this study aims to explore the concept of kombongan as an indigenous Toraja term and evaluate it in the light of biblical truth, according to the tradition of the Toraja Church itself, to offer a reconstruction of a new Christian meaning. For this effort, a theoretical approach to the theology of the Bevans-style translation model is used within the framework of developing contextual theology. By using a qualitative descriptive method that explores information sourced from written documents, information from church leaders, and traditional Toraja leaders, it is found that on the one hand, the term Kombongan Masalo' greatly enriches and deepens the theological meaning of the church; however, on the other hand, the meaning of the term needs to be constructively transcended theologically based on the truth of the Bible. This will greatly help the Toraja church members to appreciate the church as a meeting, fellowship, and entity that continues to grow, where each member is subject to prevailing values and norms, lives in a relationship based on sincerity and spaciousness of heart, and is bound to one another by guidance. The Holy Spirit.

 

Abstrak

Kombongan Masallo’ merupakan salah satu terjemahan ke dalam konteks bergereja Toraja, yang menunjukkan kesadaran Gereja Toraja akan budayanya sebagai anugerah dan alat yang dipakai Allah untuk menyatakan diri kepadanya. Namun, istilah Kombongan Masallo’  diduga rentan mendangkalkan, bahkan menyesatkan, dalam penghayatan hakikat bergereja jika tidak didasarkan pada pemaknaan yang tepat. Sebab itu, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep kombongan sebagai term indigenous Toraja, mengevaluasinya dalam terang kebenaran Alkitab, menurut tradisi Gereja Toraja sendiri, guna menawarkan sebuah rekonstruksi pemaknaan baru yang kristiani. Untuk upaya itu, digunakan pendekatan teoretis berteologi model terjemahan ala Bevans dalam kerangka pengembangan teologi kontekstual. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggali informasi bersumber pada dokumen tertulis, informasi dari tokoh gereja, maupun tokoh adat Toraja, didapatkan bahwa pada satu sisi, term Kombongan Masalo’ sangat memperkaya dan memperdalam makna teologis gereja; namun, di sisi lain makna istilah tersebut perlu ditransendensi secara konstruktif teologis berlandaskan kebenaran Injil. Hal tersebut akan sangat menolong warga gereja Toraja menghayati gereja sebagai pertemuan, persekutuan, dan entitas yang terus bertumbuh, di mana setiap anggotanya tunduk pada nilai dan norma yang berlaku, hidup dalam relasi yang dilandasi ketulusan dan kelapangan hati, serta terikat satu sama lain oleh tuntunan Roh Kudus.


Keywords


Church; contextualization; kombongan masallo’; Toraja church; Toraja culture; budaya Toraja; Gereja Toraja; kontekstualisasi

Full Text:

PDF

References


Berkhof, Louis. Teologi Sistematika: Doktrin Gereja. Surabaya: Momentum Christian Literature, 2014.

Bevans, Stephen B. Models of Contextual Theology. Maryknoll: Orbis Book, 1992.

Bevans, Stephen B. An Introduction to Theology in Global Perspective. New York: Orbis Books, 2012.

Cole, Neil. Organic Church: Growing Faith Where Life Happens. San Francisco: Jossey-Bass A Wiley Imprint, 2005.

Darmaputera, Eka. Konteks Berteologi Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1988.

End, Th Van den. Sumber-Sumber Zending Tentang Gereja Toraja 1901-1961. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1994.

Evans, G R. The Church and The Churches: Toward an Ecumenical Ecclesiology. Cambridge Cambridge University, 1994.

Hadiwijono, Harun. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Miles, Matthew B.dan A.Michael Huberman. Analisis Data Kualitatif, Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi. Jakarta: Ul-Press, 2002.

Miles, Matthew B, A.Michael Huberman, and Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thirtd Edi. Los Angeles: SAGE Publications, Inc, 2013.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010.

Narthtop, Chuck. Biblically Speaking about the Church. Charles A. Nortop Jr, 1997.

Ryrie, Charles C. Teologi Dasar 2. Yogyakarta: Yayasan ANDI, 1998.

Sarira, J A. Seri Benih Yang Tumbuh, JIlid VI: Suatu Studi Mengenai Gereja Toraja. Jakarta: LPS-DGI, 1990.

Schreiter, Robert J. Constructing Local Theologies. New York: Orbis Books, 1986.

Strong, James. Strong’s Exhaustive Concordance of the Bible. USA: Hendrickson Publisher, 1999.

T.W, Bigalke. Tana Toraja: A Social History of an Indonesian People. Singapura: NUS Press, 2005.

Tallulembang, Berth, ed. “No Title.” In Sumbangan Pemikiran Toraya Ma’Kombongan. Yogyakarta: Gunung Sopai, 2013.

Tammu, J. dan H.van der Veen. Kamus Toradja – Indonesia. Rantepao: Jajasan Perguruan Kristen Toradja, 1972.

Theissen, Gerd. Gerakan Yesus, Sebuah Pemahaman Sosiologis Tentang Jemaat Kristen Perdana. Ledalero: Maumere, 2005.

Timo, Ebenhaizer I.Nuban. Meng-Hari-Ini-Kan Injil Di Bumi Pancasila: Eklesiologi Dengan Cita – Rasa Indonesia. Salatiga: Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana, 2009.

Verkuyl, J. Etika Kristen Dan Kebudayaan. Jakarta: Badan Penerbit Kristen, 1996.

Formulir-Formulir Kada Mangulampa Gereja Toraja. Rantepao: Pusbang Gereja Toraja, 1994.

Pengakuan Gereja Toraja. Rantepao: BPS Gereja Toraja, 1994.




DOI: https://doi.org/10.30995/kur.v8i1.534

Article Metrics

Abstract view : 144 times
PDF - 65 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Author

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Lisensi Creative Commons
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) oleh KURIOS disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada https://sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios.

KURIOS diindeks oleh:

View KURIOS Stats

Online ISSN : 2541-3945

Printed ISSN : 2541-3937

Copyright © KURIOS, 2018-2021. All Rights Reserved.