Relasi hostipitalitas masyarakat multikultural dan multireligi: Sebuah upaya mendaratkan moderasi beragama

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30995/kur.v11i2.1419

Keywords:

hospitality; hostipitality; interreligious; multicultural; religious moderation; hospitalitas; hostipitalitas; moderasi beragama; multikultural; multireligi

Abstract

Multicultural and multireligious relations in Indonesia, particularly in Minahasa, display a dual nature: hospitality and hostility. Jacques Derrida refers to this as a relationship of hospitality. The Jaton and Werdhi Agung communities are real-life examples of how relationships are built on hospitality. Still, at another level, there are relationships of power, determination, and hostility toward adherents of other religions. That is why the idea of religious moderation has emerged as an alternative to hospitality, intended to foster a more hospitable relationship. Using a descriptive qualitative analysis, this study draws on books, articles, and interviews to conclude that the concept of religious moderation offers an alternative framework for intercultural and interreligious peacemaking.

 

Abstrak

Relasi masyarakat multikultural dan multireligi di Indonesia, khususnya Minahasa, menampilkan hubungan yang berwajah ganda: keramahan dan permusuhan. Jacques Derrida menyebutnya sebagai relasi hostipitalitas. Komunitas masyarakat Jaton dan Werdhi Agung merupakan potret nyata bagaimana hubungan yang terbangun didasarkan pada keramahan, namun pada lapisan tertentu ada relasi kekuasaan, determinasi, dan permusuhan terhadap yang berbeda agama. Itu sebabnya, gagasan moderasi beragama hadir sebagai salah satu alternatif bagi hubungan hos-tipitalitas untuk dapat mencapai relasi yang hospitable. Dengan menggu-nakan pendekatan kualitatif deskriptif analisis, penelitian ini mengguna-kan referensi buku, artikel dan wawancara, maka dapat ditarik kesimpul-an bahwa konsep moderasi beragama merupakan gagasan alternatif bagi perdamaian antara kelompok yang berbeda kultur dan agama.

References

Abror, Muhammad. “Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi.” Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam 1, no. 2 (2020): 143–155.

Adiprasetya, Joas. “Nabi dan Sahabat: Teologi Publik sebagai Keterlibatan Simbolis.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 5, no. 2 (2022): 283–299.

Azeharie, Suzy, Sinta Paramita, dan Wulan Purnama Sari. “Studi Budaya Nonmaterial Warga Jaton.” Jurnal Aspikom 3, no. 6 (2019): 1153–1162.

Bellah, Robert N., dan Phillip E. Hammond. Varieties of Civil Religion. Eugene, OR: Wipf and Stock Publishers, 2013.

Berger, Peter L. The Sacred Canopy: Elements of a Sociological Theory of Religion. New York: Open Road Media, 2011.

Demakota, Claudia M., Welson M. Wangke, dan Jenny Baroleh. “Interaksi Sosial Transmigran Desa Werdhi Agung dengan Penduduk Asli Desa Ibolian di Kecamatan Dumoga Tengah.” AGRI-SOSIOEKONOMI 13, no. 1A (2017): 239–252.

Derrida, Jacques. “Deconstruction.” Dalam A Dictionary of Literary Terms and Literary Theory, diedit oleh J. A. Cuddon. Oxford: Wiley-Blackwell, 2010.

———. “Hostipitality.” Angelaki: Journal of Theoretical Humanities 5, no. 3 (2000): 3–18.

Djojosuroto, Kuncoro. “Ikon Tradisi Ba’do Katupat sebagai Refleksi Kebudayaan Masyarakat Jaton di Sulawesi Utara.” el Harakah: Jurnal Budaya Islam 15, no. 2 (2013): 217–231.

Diniah, Amalia, Isnaini Nurul Hanifah, Ahmad Fauzi, dan Rizal Maulana. “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Toleransi dan Perdamaian di Indonesia.” Jurnal Pendidikan UNIGA 18, no. 2 (2024): 142.

Fahri, Mohamad, dan Ahmad Zainuri. “Moderasi Beragama di Indonesia.” Intizar 25, no. 2 (2019): 95–100.

Hamid, Wahyudi. “Hubungan Masyarakat Jawa Tondano dengan Minahasa.” Al-Qalam 20, no. 3 (2014): 85–92.

Hick, John. God and the Universe of Faiths: Essays in the Philosophy of Religion. London: Springer, 1988.

Jura, Demsy, Pantjar Simatupang, dan Christar A. Rumbay. “Embracing the Emic of Minahasa Celebration Culture and Christian Religious Education.” HTS Teologiese Studies/Theological Studies 80, no. 1 (2024).

Levinas, Emmanuel. Totality and Infinity: An Essay on Exteriority. Vol. 1. Dordrecht: Springer Science & Business Media, 1979.

Mandimpu Nainggolan, Alon, et al. “Etos Kerja Mapalus dalam Penguatan Moderasi Beragama Masyarakat Kampung Jawa Tondano.” Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan 18, no. 1 (2024): 1–11.

Mikics, David. Who Was Jacques Derrida?: An Intellectual Biography. New Haven: Yale University Press, 2009.

Munif, M., Mujamil Qomar, dan Abdul Aziz. “Kebijakan Moderasi Beragama di Indonesia.” Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam 6, no. 2 (2023): 417–430.

Nainggolan, Alon Mandimpu, et al. “Etos Kerja Mapalus dalam Penguatan Moderasi Beragama Masyarakat Kampung Jawa Tondano.” Tatar Pasundan 18, no. 1 (2024): 1–11.

Octavianus, Novi. “Sejarah Keberadaan Suku Bali di Bolaang Mongondow, Pindah Akibat Erupsi Gunung Agung 1963.” iNewsManado.com, 19 Maret 2023.

Pangalila, Theodorus, Viktory N. J. Rotty, dan Christar A. Rumbay. “The Diversity of Interfaith and Ethnic Relationships of Religious Community in Indonesia.” Verbum et Ecclesia 45, no. 1 (2024): 2806.

Pangalila, Theodorus, dan Christar A. Rumbay. “Multicultural Relation between Religious Communities in Indonesia.” HTS Teologiese Studies/Theological Studies 80, no. 1 (2024).

Paramita, Sinta, dan Wulan Purnama Sari. “Intercultural Communication to Preserve Harmony Between Religious Group in Jaton Village Minahasa.” Pekommas 1, no. 2 (2016): 153–166.

Peeters, Benoît. Derrida: A Biography. Malden, MA: John Wiley & Sons, 2013.

Rantung, Djoys A. “A Proposal of Multicultural Relation: Christian Religious Education and Religious Moderation.” HTS Teologiese Studies/Theological Studies 80, no. 1 (2024).

Rumbay, Christar A. “The Knowledge of Hospitality in the Redemption of Christ.” Diegesis: Jurnal Teologi Kharismatika 2, no. 2 (2019): 66–75.

Rumbay, Christar Arstilo. “Portraying the Spirit’s Personality to Minahasan Christian with Its Ancestral Spirits Tradition Hues.” Religió: Jurnal Studi Agama-Agama 11, no. 1 (2021): 101–115.

Rumbay, Christar A., Harol Lumapow, Philoteus E. A. Tuerah, Elni J. Usoh, Viktory N. J. Rotty, dan Jeffry S. J. Lengkong. “Embracing Mapalus Traditional Management Values for Christian Religious Education.” HTS Teologiese Studies/Theological Studies 78, no. 1 (2022): 7986.

Rumbay, Christar A., Handreas Hartono, dan Johannis Siahaya. “Binocular Vision and Archaic Religiosity in Minahasa.” HTS Teologiese Studies/Theological Studies 78, no. 1 (2022).

Rumbay, Uriah. Wawancara pribadi. Tondano, Desember 2024.

Salmon, Peter. An Event, Perhaps: A Biography of Jacques Derrida. London: Verso Books, 2020.

Saumantri, Theguh, dan Bisri. “Moderasi Beragama Perspektif Etika (Analisis Pemikiran Franz Magnis-Suseno).” Jurnal Ilmiah Falsafah 9, no. 2 (2023): 98–114.

Siahaan, Harls Evan R., Munatar Kause, dan Fereddy Siagian. “Teologi Hospitalitas: Sebuah Diskursus Konstruktif Agama Merevitalisasi Nilai-Nilai Kemanusiaan.” KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora 2, no. 2 (2022): 134–143.

Siahaan, Harls Evan R., dan Munatar Kause. “Hospitalitas sebagai Laku Hidup Menggereja dalam Bingkai Moderasi Beragama di Indonesia.” Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja 2, no. 2 (2022): 232–242.

Tim Penyusun Kementerian Agama RI. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019.

Tohari, Hidayatulloh. “Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Toleransi Beragama.” Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam 1, no. 2 (2023): 43–47.

Tungkagi, Donald, dan Muhammad Adlin Sila. “Baku Tolong, Torang Samua Basudara: Modal Sosial dan Titik Temu dalam Mengelola Keragaman Etnoreligius di Wilayah Transmigrasi Dumoga, Sulawesi Utara.” Harmoni 21, no. 1 (2022): 1–24.

Widhiasih, Wahyu Sri. “Pelaksanaan Pemberian Sertipikat Hak Milik atas Tanah bagi Transmigrasi dalam Mewujudkan Kepastian Hukum di Kecamatan Dumoga Utara Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara.” Skripsi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, 2022.

Downloads

Published

31.08.2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

“Relasi Hostipitalitas Masyarakat Multikultural Dan Multireligi: Sebuah Upaya Mendaratkan Moderasi Beragama”. 2025. KURIOS 11 (2): 583-95. https://doi.org/10.30995/kur.v11i2.1419.