Menuju gereja sebagai komunitas pembelajar: Rekonstruksi teologi pendidikan agama Kristen berbasis spiritualitas partisipatif

Authors

  • Haposan Simanjuntak STT REAL Batam

DOI:

https://doi.org/10.30995/kur.v11i3.1129

Keywords:

Christian religious education; faith formation; learning community; participatory spirituality; theological reconstruction; transformative ecclesiology; eklesiologi transformatif; formasi iman; komunitas belajar; pendidikan agama Kristen; rekonstruksi teologis; spiritualitas partisipatif

Abstract

This study arises from a theological concern that Christian Religious Education (CRE) has been reduced to doctrinal transmission, thereby neglecting the dialectical dimension of faith formation. The prevailing instructive-hierarchical paradigm has produced congregations that are cognitively informed yet fail to mature into hermeneutical communities capable of collectively interpreting faith. This research aims to reconstruct the theological foundations of CRE through the framework of participatory spirituality. Employing a qualitative approach grounded in systematic literature review and a reflective-analytical approach to pastoral theology, faith pedagogy, and ecclesiological praxis, this study argues that participatory spirituality enables CRE to be reconceived as a dialogical, interactive, and transformative process of faith formation. The church is repositioned as a learning community wherein liturgy, ministry, and fellowship constitute the locus of formative encounter. In conclusion, this reconstruction offers an ecclesiological reorientation affirming the church's nature as the Body of Christ, growing through a relational learning ecology that culti-vates reflective, participatory, and contextual faith.

 

Abstrak

Penelitian ini berangkat dari kegelisahan teologis atas reduksi Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai transmisi doktrinal yang mengabaikan dimensi dialektis pembentukan iman. Paradigma instruktif-hierarkis telah melahirkan jemaat yang terinformasi secara kognitif, namun tidak bertumbuh sebagai komunitas hermeneutis yang menafsirkan iman secara kolektif. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi landasan teologis PAK melalui kerangka spiritualitas partisipatif. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur sistematis dan pendekatan reflektif-analitis terhadap literatur teologi pastoral, pedagogi iman, serta praksis eklesiologis, penelitian ini merumuskan bahwa spiritualitas partisipatif memungkinkan PAK dipahami sebagai proses formasi iman yang dialogis, interaktif, dan transformatif. Gereja diposisikan sebagai learning community di mana liturgi, pelayanan, dan persekutuan menjadi locus pembentukan iman. Kesimpulannya, rekonstruksi ini menawarkan reorientasi eklesiologis yang menegaskan hakikat gereja sebagai Tubuh Kristus yang bertumbuh melalui ekologi pembelajaran relasional, membentuk iman yang reflektif, partisipatif, dan kontekstual.

References

Donni, Jerry. "Penguatan Pendidikan Iman dalam Jemaat: Tantangan dan Pendekatannya di Gereja Kontemporer." Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja 3, no. 2 (2023): 265–270.

Fitriani, Annida Rizky Novi, Sarah Setyaningrum, dan Gede Agus Siswadi. "Integrasi Nilai Etika Jawa dengan Etika Hindu dalam Menumbuhkan Karakter Anak Usia Dini." Jataka: Jurnal Kajian Keluarga, Gender, dan Anak 1, no. 1 (2025): 33–45.

Hasugian, Johanes Waldes. "Kurikulum Pendidikan Kristen bagi Orang Dewasa di Gereja." Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 5, no. 1 (2019): 36–53.

Lasino. "Pendidikan Agama Kristen Deliberatif sebagai Implementasi Pendidikan yang Membebaskan: Kajian tentang Student-Centered Learning." KURIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 10, no. 1 (2024): 66–76.

Lumbantoruan, Tupa Pebrianti, dan Andreas Yonatan Gultom. "Strategi Pembinaan Warga Gereja." Berkat: Jurnal Pendidikan Agama dan Katolik 2, no. 1 (2025): 20–33.

Napa, Uli. "Kepemimpinan Gembala: Analisis Konsep Kepemimpinan Gembala Berdasarkan Injil Yohanes 10:1–18 dan Implikasinya terhadap Tanggung Jawab Pendeta sebagai Pemimpin di Klasis Makale Tengah." Disertasi PhD., Institut Agama Kristen Negeri Toraja, 2022.

Pandie, Daud Alfons, dan Fibry Jati Nugroho. "Dalek Esa Sebagai 'integrating force': Sebuah Konstruksi Teologis Interaksi Sosial Masyarakat Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Rote Ndao." KURIOS 11, no. 1 (April 30, 2025): 144–159. https://sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios/article/view/1018.

Purba, Paskah Parlaungan. "Dari Kesenjangan Menjadi Jembatan: Transformasi Kepemimpinan Kristiani Intergenerasional." KURIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 11 (2025): 160–172.

Siahaan, Harls Evan R. "Karakteristik Pentakostalisme Menurut Kisah Para Rasul." DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 1 (2017): 12–28.

Simamora, Chandra Susilo, Kembarto Marbun, dan Sandro Simanjorang. "Hamoraon, Hagabeon, Hasangapon: Konsep dan Pengaruhnya bagi Pembentukan Karakter Masyarakat Batak Toba." Perspektif 10, no. 2 (2015): 121–135.

Simanjuntak, Junihot M. "Belajar sebagai Identitas dan Tugas Gereja." Jurnal Jaffray 16, no. 1 (2018): 1–24.

Sirait, Jannes Eduard. "Spiritualitas Inkarnatif sebagai Fondasi Pendidikan Kristiani yang Inklusif." Kurios 9 (2023): 331–341.

Siswantara, Yusuf. "Makna Kisah Panggilan Para Murid Yesus Bagi Metode Pendidikan Agama Kristen: The Meaning of Jesus' Disciples' Vocation for the Christian Education Method." Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat 8, no. 1 (2021): 57–84.

Sitompul, Baginda. "Roh Kudus Dan Ketekunan Belajar: Eksplorasi Spiritualitas Pembelajar Melalui Permodelan Komunitas Gereja Perdana Dalam Narasi Kisah Para Rasul 2:42." KURIOS 11, no. 1 (April 30, 2025): 51–65. https://sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios/article/view/1022.

Viter, dan Malik Bambangan. "Makna Imago Dei dalam Teologi Pastoral Berdasarkan Lukas 14:12–14 bagi Kaum Disabilitas dalam Kehidupan Gerejawi." Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 8, no. 1 (2025): 177–199.

Wulur, Hersen Geny, dan Calvin Sholla Rupa. "Relevansi Konsep Learn, Unlearn, and Relearn dalam Pendidikan Kristen di Era Disrupsi." Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 1 (2023): 61–75.

Yuel. "Harmoni Dalam Keberagaman: Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Kristen Untuk Pembelajaran Multikultural Yang Transformatif." KURIOS 11, no. 1 (April 30, 2025): 66–79. https://sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios/article/view/1143.

Downloads

Published

30.12.2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

“Menuju Gereja Sebagai Komunitas Pembelajar: Rekonstruksi Teologi Pendidikan Agama Kristen Berbasis Spiritualitas Partisipatif”. 2025. KURIOS 11 (3): 805-16. https://doi.org/10.30995/kur.v11i3.1129.