Dari mimesis menjadi mandiri: Pembiasaan sebagai pedagogi teologis keluarga dalam pembentukan karakter anak usia dini

Authors

  • Julita Herawati P. Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Endang Junita Sinaga Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Mei Lastri E. F. Butar-butar Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Putri Sinurat Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

DOI:

https://doi.org/10.30995/kur.v10i3.1044

Keywords:

early childhood independence; habituation; habitus; mimesis; theological pedagogy of family; habitus; kemandirian anak usia dini; mimesis; pedagogi teologis keluarga; pembiasaan

Abstract

The discourse on early childhood independence in Christian religious education is dominated by secular developmental psychology rooted in Enlightenment autonomy. This assumption is problematic because it negates human nature as beings living coram Deo and reduces children’s imitative dynamics to mere adaptive-behavioristic conduct. This article aims to theologically reconstruct the mimesis-habituation dynamic as a theological pedagogy of the family in shaping independent character in early childhood. The research employs a qualitative-theological-construc-tive approach, drawing on Osmer’s four tasks of practical theology. Findings show that children’s imitation of parents is not merely a behavioristic process but participation in imitatio Christi transmitted through household practices; habituation forms theological habitus directing affection; the family as ecclesia domestica is the primary pedagogical locus; and true independence emerges from internalized theonomic imitation. This article contributes a new theological framework for early childhood character formation in Indonesia’s digital era.

 

Abstrak

Diskursus kemandirian anak usia dini dalam Pendidikan Agama Kristen didominasi oleh paradigma psikologi perkembangan sekuler yang berakar pada konsep autonomy ala Pencerahan. Asumsi ini problematik karena menegasikan hakikat manusia sebagai makhluk yang hidup coram Deo serta mereduksi dinamika peniruan anak sebagai sekadar perilaku adaptif-behavioristik. Artikel ini bertujuan merekonstruksi secara teologis dinamika mimesis-pembiasaan sebagai pedagogi teologis keluarga dalam membentuk karakter kemandirian anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-teologis-konstruktif dengan kerangka empat tugas teologi praktis Osmer. Temuan menunjukkan bahwa peniruan anak terhadap orang tua bukanlah proses behavioristik semata, melainkan partisipasi dalam imitatio Christi yang diwariskan lewat praktik rumah tangga; pembiasaan adalah pembentukan habitus teologis yang mengarahkan afeksi; keluarga sebagai ecclesia domestica merupakan lokus utama pedagogis; dan kemandirian sejati lahir dari proses peniruan-teonom yang terinternalisasi. Artikel ini berkontribusi menawarkan kerangka teologis baru bagi pembentukan karakter anak usia dini di era digital Indonesia.

References

Anting, Yahya. “Tantangan Pendidikan Agama Kristen dan Pembentukan Kerohanian Anak Usia Dini pada Era Abad ke-21.” Inculco Journal of Christian Education 1, no. 1 (2021): 17–32.

Arifianto, Yonatan Alex. “Pentingnya Pendidikan Kristen dalam Membangun Kerohanian Keluarga di Masa Pandemi COVID-19.” REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 5, no. 2 (2020): 94–106.

Auerbach, Erich. Mimesis: The Representation of Reality in Western Literature. Diterjemahkan oleh Willard R. Trask. Princeton: Princeton University Press, 2003.

Augustinus. Confessions. Diterjemahkan oleh Henry Chadwick. Oxford: Oxford University Press, 1991.

Boiliu, Fredik Melkias, dan Meyva Polii. “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Era Digital terhadap Pembentukan Spiritualitas dan Moralitas Anak.” IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2020): 76–91.

Bonhoeffer, Dietrich. Discipleship. DBW, vol. 4. Diedit oleh Martin Kuske dan Ilse Tödt. Minneapolis: Fortress Press, 2003.

———. Ethics. DBW, vol. 6. Diedit oleh Clifford J. Green. Minneapolis: Fortress Press, 2005.

Bunge, Marcia J., ed. The Child in Christian Thought. Grand Rapids: Eerdmans, 2001.

Bushnell, Horace. Christian Nurture. New Haven: Yale University Press, 1947 [1847].

Darmawan, I. Putu Ayub. “Pembelajaran Memorisasi dalam Ulangan 6:6–9.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 3, no. 1 (2019): 21–27.

Hauerwas, Stanley. A Community of Character: Toward a Constructive Christian Social Ethic. Notre Dame: University of Notre Dame Press, 1981.

Hotmarlina, Evinta, dan Maria AS Sondjaja. “Prinsip-Prinsip PAK Anak: Sebuah Kajian Eksegesis Alkitab dari Ulangan 6:4–9.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi 5, no. 2 (2022): 166–177.

Labobar, Bernard, dan Krislina Pattipeiluhu. “Peran Keluarga Kristen terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di Jemaat GKI El-Roi Sentani Jayapura Papua.” REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 1 (2023): 38–45.

Ligan, Lukas. “Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak Berdasarkan Kitab Ulangan 6:4–9.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2022): 73–84.

Manurung, Kosma. “Peran Ayah dalam Mengajarkan Anak Mencintai Firman Tuhan.” THRONOS: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 2 (2021): 81–92.

Pantan, Frans. “Rumah sebagai Taman Belajar yang Menyenangkan bagi Anak: Pendidikan Kristiani Merevitalisasi Fungsi Keluarga dalam Penguatan Nilai Iman Kristen di Era Posdigital.” KURIOS 9, no. 3 (2023): 796–808.

Pazmiño, Robert W. Foundational Issues in Christian Education: An Introduction in Evangelical Perspective. Edisi ke-3. Grand Rapids: Baker Academic, 2008.

Ricoeur, Paul. Time and Narrative. Vol. 1. Diterjemahkan oleh Kathleen McLaughlin dan David Pellauer. Chicago: University of Chicago Press, 1984.

Smith, James K. A. Desiring the Kingdom: Worship, Worldview, and Cultural Formation. Grand Rapids: Baker Academic, 2009.

———. You Are What You Love: The Spiritual Power of Habit. Grand Rapids: Brazos Press, 2016.

Stevanus, Kalis, dan Dwiati Yulianingsih. “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen pada Anak Usia Dini.” PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen 2, no. 1 (2021): 15–30.

Supartini, Tri. “Implementasi Teologia Anak untuk Mewujudkan Gereja Ramah Anak.” Integritas: Jurnal Teologi 1, no. 1 (2019): 1–14.

Susanta, Yohanes Krismantyo. “Tradisi Pendidikan Iman Anak dalam Perjanjian Lama.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 2 (2019): 139–150.

Tafonao, Talizaro. “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga terhadap Perilaku Anak.” Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 3, no. 2 (2018): 121–133.

Tafonao, Talizaro, et al. “Tantangan Pendidikan Agama Kristen dalam Menanamkan Nilai-Nilai Kristen pada Anak Usia Dini di Era Teknologi.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6, no. 5 (2022): 4847–4859.

Thomas à Kempis. The Imitation of Christ. Diterjemahkan oleh William C. Creasy. Macon: Mercer University Press, 1989.

Thomas Aquinas. Summa Theologiae. Vol. 1. Diterjemahkan oleh Fathers of the English Dominican Province. New York: Benziger Brothers, 1947.

Ton, Degunias, dan Saedo Marbun. “Internalisasi Nilai-Nilai Teologis Shema Israel dalam Implikasi Pendidikan Anak Masa Kini.” MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2023): 117–129.

Waharman. “Peran Orang Tua dalam Pertumbuhan Spiritualitas Anak: Sebuah Studi Eksegetis Efesus 6:1–4.” Manna Rafflesia 4, no. 2 (2018): 116–129.

Downloads

Published

29.12.2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

“Dari Mimesis Menjadi Mandiri: Pembiasaan Sebagai Pedagogi Teologis Keluarga Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini”. 2024. KURIOS 10 (3): 851-63. https://doi.org/10.30995/kur.v10i3.1044.