Keunikan Kekristenan Berakar di Dalam Kesatuannya Dengan Kristus

Warisman Harefa (1)
(1) Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa Jakarta, ID

Abstract

Keunikan tidak berarti menunjuk kepada sesuatu yang aneh (eksentrik). Keunikan kekristenan menunjuk kepada pengajaran finalitas bahwa kekristenan adalah sesuatu yang tidak bisa dibandingkan dengan agama lain. Keunikan dari kekristenan bukan dilihat dari kitabnya, cara ibadah dan penampilan artifisialnya melainkan karena agama ini sebagai hasil dari Wahyu Khusus Allah. Kekristenan bukan berakar dari hasil budaya manusia melainkan berakar di dalam Yesus Kristus, yang adalah Tuhan, yang telah mengalami kesatuan dengan umat-Nya. Konsep keunikan kekristenan ini sangat penting diketahui oleh seluruh orang percaya agar tidak salah mengenal dirinya dalam masyarakat yang majemuk saat ini dan juga tidak menyalahgunakan pengertian keunikan ini.

Full text article

Generated from XML file

References

Boyce, James Montgomery. Dasar-Dasar Iman Kristen, Surabaya: Momentum, 2011

Eaton, Michael. Jesus of the Gospel, Yogyakarta: ANDI, 2006

Grudem, Wayne. Systematic Theology: An Introduction To biblicl Doctrine, Grand Rapids, Michigan: Zondervan, 1994

Letham, Robert. Allah Trinitas: Dalam Alkitab, Sejarah, Theologi, dan Penyembahan. Surabaya: Momentum, 2011

O.F.M, C Groenen. Panggilan Kristen, Yogyakarta: Kanisius, 1979

Packer, J.I. Tuntunan Praktis Untuk Mengenal Allah, Yogyakarta: ANDI, 2002

Park, Yun Sun. Tafsiran Kisah Para Rasul. Batu Malang: YPPII, 2001

Authors

Warisman Harefa
warismanharefa@gmail.com (Primary Contact)
“Keunikan Kekristenan Berakar Di Dalam Kesatuannya Dengan Kristus”. 2018. KURIOS 2 (1): 32-45. https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.19.
Copyright and license info is not available

Article Details

How to Cite

“Keunikan Kekristenan Berakar Di Dalam Kesatuannya Dengan Kristus”. 2018. KURIOS 2 (1): 32-45. https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.19.