Pedagogi publik Kristiani: Model integrasi teologi publik, nilai Pancasila, dan multikulturalisme dalam pendidikan Kristen di Indonesia

Reni Triposa (1), Yonatan Alex Arifianto (2)
(1) Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga, ID,
(2) Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga, ID

Abstract

Indonesia’s religious and cultural plurality is increasingly strained by polarization, exclusivism, and intolerance that now reach into schools and universities. Christian education is widely expected to respond, yet existing studies mostly affirm its role in general terms without specifying how public theology, Pancasila, and multiculturalism are integrated pedagogically. This study asks how Christian education in Indonesia can translate public theology into a workable pedagogical framework. Using descriptive qualitative research and a literature-study approach, the article analyzes academic and documentary sources on public theology, religious moderation, and Christian education. The study proposes Christian public pedagogy, a model resting on three principles: epistemic humility that resists claims of religious superiority, dialogical praxis that treats the classroom as shared civic space, and civic formation that binds faith to national responsibility. The model positions Christian teachers as agents of social transformation and offers a concrete alternative to purely doctrinal instruction in plural classrooms.


 


Abstrak
Kemajemukan agama dan budaya Indonesia kini tertekan oleh polarisasi, eksklusivisme, dan intoleransi yang telah merambah ruang sekolah dan perguruan tinggi. Pendidikan Kristen kerap diharapkan menjawab persoalan tersebut, namun kajian terdahulu umumnya menegaskan perannya secara umum tanpa merinci bagaimana teologi publik, Pancasila, dan multikulturalisme dipadukan secara pedagogis. Penelitian ini mempertanyakan bagaimana pendidikan Kristen di Indonesia dapat menerjemahkan teologi publik menjadi kerangka pedagogis yang dapat diimplementasikan. Melalui penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, artikel ini menganalisis sumber-sumber akademik dan dokumenter yang dipilih berdasarkan relevansinya terhadap teologi publik, moderasi beragama, dan pendidikan Kristen. Kajian ini menawarkan pedagogi publik Kristiani, yaitu model yang bertumpu pada tiga prinsip: kerendahan hati epistemik yang menolak klaim superioritas agama, praksis dialogis yang memperlakukan ruang kelas sebagai ruang bersama, dan formasi kewargaan yang mengikat iman pada tanggung jawab kebangsaan. Model ini menempatkan guru Kristen sebagai agen transformasi sosial sekaligus menawarkan alternatif konkret bagi pengajaran yang semata-mata doktrinal.

Full text article

Generated from XML file

References

Agata, Bulanda, Mariani Barus, and Yonatan Alex Arifianto. “Pendidikan Kristiani Membangun Nilai Spiritualitas Remaja Kristen.” SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2022): 115–128.

Allo, Deni Yanto Birrang, Mardika Gusmino, and Sumiaty Sumiaty. “Peran Pendidikan Agama Kristen Membentuk Individu yang Moderat dalam Keberagaman.” Masokan Ilmu Sosial dan Pendidikan 3, no. 2 (2023): 125–137.

Auzi, Cahaya, Daulat Saragi, and Yakobus Ndona. “Peran Pendidikan Pancasila dalam Mencegah Radikalisme pada Kalangan Siswa Sekolah Dasar.” Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan 4, no. 2 (2024): 721–729.

Doni, A. “Analisis Pendidikan Agama Kristen terhadap Paham Radikalisme dalam Konteks Indonesia.” Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik 1, no. 4 (2023): 63–81.

Elkader, Nermine Abd. “Dialogic Multicultural Education Theory and Praxis: Dialogue and the Problems of Multicultural Education in a Pluralistic Society.” Dialogic Pedagogy: An International Online Journal 3 (2015): 1–19.

Estafanos, Eshak. “Speak So I May See You: Doing Public Theology in an Arab-Muslim Context.” International Journal of Public Theology 18, no. 2 (2024): 266–288.

Firmansyah, M. Julnis. “Dugaan Intoleransi di SMAN 52 Jakarta, Siswa Nonmuslim Dijegal di Pemilihan Ketua OSIS.” Tempo.co, 2022. Artikel Tempo.co

Gofur, Muhammad Abdul, Muhamad Fahmi Ridho Auliya, and Mukh Nursikin. “Konsep Dasar Pendidikan Multikultural.” Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 1, no. 4 (2022): 143–149.

Kartini, Ayu, and Dinie Anggraeni Dewi. “Implementasi Pendidikan Pancasila dalam Menumbuhkan Rasa Nasionalisme Generasi Muda di Era Digital.” Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan 9, no. 2 (2021): 405–418.

Kim, Sebastian. “Public Theology in the History of Christianity.” In A Companion to Public Theology, 40–66. Leiden: Brill, 2017.

Langi, Elsjani A., Yonatan Alex Arifianto, and Saturnina Elisa. “Peran Pendidikan Agama Kristen terhadap Nilai Toleransi.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 3, no. 1 (2023): 63–73.

Maarif, Saiful. “Kemenhan: Nyata, Ancaman Intoleransi di Perguruan Tinggi Umum.” Kementerian Agama Republik Indonesia, 2022. Artikel Kementerian Agama Republik Indonesia

Manalu, Immanuel Lando, et al. “Model Pendidikan Agama Kristen dalam Mengembangkan Masyarakat Majemuk di Indonesia.” Indonesia Journal of Religious 6, no. 1 (2023): 45–57.

Marpaung, Agus Marulitua, and Byung June Hwang. “Theology of Christian Education on Leading toward Spiritual Transformation in the Frame of Religious Moderation in Digital Society Context.” KURIOS 9, no. 2 (2023): 432–440.

Messakh, Jefrit Johanis, and Jacob Messakh. “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Karakter Misi dalam Konteks Globalisasi.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 3, no. 2 (2023): 74–89.

Miller, Vincent J. “Public Theology: An Ever-Changing Task.” Horizons 43, no. 2 (2016): 361–367.

Mulyatno, Carolus Borromeus. “Pancasila as a Philosophical Basis of Religious Education in the Context of Indonesian Religious Diversity.” WISDOM 4, no. 3 (2022): 101–111.

Nego, Obet, and Agustina Pasang. “Moderasi Beragama dalam Bingkai Teologis: Respon terhadap Konflik Politik Berbasis Agama di Indonesia.” HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 1 (2023): 30–43.

Novianti, Delpi. “Hakikat Pendidikan Kristen dalam Gereja.” Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 3, no. 1 (2024): 108–119. DOI artikel Novianti

Opuni-Frimpong, Kwabena. “Public Theology, the Church and Youth Development in Ghana.” E-Journal of Humanities, Arts and Social Sciences (2023): 1209–1218.

Pears, Angie. Doing Contextual Theology. London: Routledge, 2009.

Prakosa, Pribadyo. “Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 4, no. 1 (2022): 45–55.

Purwoto, Paulus, Reni Triposa, and Yusak Sigit Prabowo. “Menanamkan Kerukunan di Tengah Masyarakat Multikultural melalui Pendidikan Kristiani.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 1 (2021): 69–83.

Puspita, Ari Metalin Ika, et al. “Optimalisasi Peran Pendidikan Pancasila dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi dan Kepedulian Sosial di Kalangan Mahasiswa.” Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2, no. 2 (2024): 146–155.

Rozi, Mohammad Fahrur. “Pluralisme dan Multikulturalisme dalam Membangun Masyarakat Madani: Kajian Paradigmatik.” Al-Ibrah 2, no. 2 (2017): 104–127.

Satriawan, Yudha. “Anak-Anak Tersangka Pelaku Pengrusakan Makam Ditangkap.” VOA Indonesia, 2021. Artikel VOA Indonesia

Sarmini, and Raden Roro Nanik Setyowati. Pendidikan Multikultural untuk Membangun Jiwa Nasionalisme Generasi Muda. Yogyakarta: K-Media, 2020.

Suardana, I Made, I Putu Ayub Darmawan, and Regita Oktavina Runtukahu. “Multicultural Christian Education in an Indonesian Church Context.” Pharos Journal of Theology 104, no. 2 (2023): 1–12.

Sutrisno, Edy. “Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan.” Jurnal Bimas Islam 12, no. 2 (2019): 323–348.

Triposa, Reni, and Dirk Roy Kolibu. “Reconceptualization of Education in Plural Society: Embracing Cultural Diversity in Christian Teaching in Indonesia.” Journal of Education and Learning Technology 5, no. 7 (2024): 221–228.

Utami, Sri Ayu Dyah, et al. “The Church in the Midst of Religious Pluralism: Christianity with the Ideology of Pancasila.” Conference Series 4, no. 2 (2023): 34–43.

Wardah, Fathiyah. “Setara Institute: Jumlah Pelajar yang Intoleran Aktif Meningkat, 83% Nilai Pancasila Bisa Diganti.” VOA Indonesia, 2023. Diakses 24 April 2024. Artikel VOA Indonesia

Yosia, Adrianus. “Teologi Publik dan Pendidikan Agama Kristen K-12 di Indonesia: Suatu Eksplorasi Awal.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 4, no. 1 (2023): 98–110.

Zai, Yafarman, and Setiaman Larosa. “Contextual Teaching Learning pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen sebagai Strategi Mencapai Pengalaman Spiritual.” MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen 3, no. 1 (2024): 25–36.

Authors

Reni Triposa
renitriposa@sttsangkakala.ac.id (Primary Contact)
Yonatan Alex Arifianto
“Pedagogi Publik Kristiani: Model Integrasi Teologi Publik, Nilai Pancasila, Dan Multikulturalisme Dalam Pendidikan Kristen Di Indonesia”. 2026. KURIOS 10 (3). https://doi.org/10.30995/kur.v12i2.1199.

Article Details

How to Cite

“Pedagogi Publik Kristiani: Model Integrasi Teologi Publik, Nilai Pancasila, Dan Multikulturalisme Dalam Pendidikan Kristen Di Indonesia”. 2026. KURIOS 10 (3). https://doi.org/10.30995/kur.v12i2.1199.